Ada satu kue yang hampir pasti selalu ludes lebih cepat dari kue lainnya di meja tamu saat lebaran, nastar. Meski toples-toples lain masih penuh dengan putri salju, kastengel, atau semprit, toples nastar entah bagaimana selalu kosong duluan bahkan sebelum tamu kedua datang.
Bukan tanpa alasan. Resep nastar kue kering Lebaran yang tepat menghasilkan kue dengan kombinasi yang sulit ditolak: kulit yang lumer di mulut, isian selai nanas yang manis-asam, dan aroma mentega yang menguar begitu toples dibuka. Satu gigitan hampir selalu disusul gigitan kedua, dan ketiga, tanpa terasa.
Jika kamu ingin membuat nastar sendiri tahun ini baik untuk keluarga, untuk dijual, maupun untuk hantaran resep dan panduan lengkap ini dirancang agar hasilnya konsisten dan memuaskan, bahkan untuk yang baru pertama kali mencoba.
Bahan-Bahan Resep Nastar Kue Kering Lebaran

Konsultasi Gratis Kursus Bikin Nastar Klik Disini
Sebelum mulai, siapkan semua bahan dalam suhu ruang kecuali yang disebutkan khusus. Bahan yang terlalu dingin dari kulkas akan menyulitkan proses pencampuran dan memengaruhi tekstur akhir.
Untuk Kulit Nastar (± 60–70 buah)
- 250 gram mentega tawar (unsalted butter), suhu ruang
- 50 gram gula halus (icing sugar)
- 3 kuning telur (simpan 1 untuk olesan)
- 1 sendok teh ekstrak vanila
- 350 gram tepung terigu protein rendah
- 25 gram tepung maizena
- 25 gram susu bubuk full cream
Untuk Selai Nanas
- 2 buah nanas ukuran sedang (sekitar 800 gram daging nanas bersih)
- 150 gram gula pasir (sesuaikan dengan tingkat kemanisan nanas)
- 1 batang kayu manis
- 3 butir cengkeh
- 1 sendok makan air jeruk lemon (opsional, untuk menyeimbangkan rasa)
Untuk Olesan
- 2 kuning telur
- 1 sendok makan susu cair atau krim
Cara Membuat Selai Nanas
Selai nanas adalah jiwa dari resep nastar kue kering Lebaran ini. Jangan gunakan selai nanas instan dari kemasan jika ingin hasil terbaik — selai buatan sendiri memiliki tekstur dan rasa yang jauh lebih segar dan tidak terlalu manis.
Langkah 1
Kupas nanas, buang matanya, lalu parut menggunakan parutan kasar. Jangan diblender karena hasil blender menghasilkan terlalu banyak air dan serat yang terlalu halus, tekstur selai jadi kurang karakter.
Langkah 2
Peras nanas parut menggunakan kain bersih atau saringan untuk membuang sebagian besar airnya. Tidak perlu kering benar cukup kurangi kadar airnya agar proses memasak tidak terlalu lama.
Langkah 3
Masukkan nanas parut ke dalam wajan atau panci anti lengket bersama gula, kayu manis, dan cengkeh. Masak di atas api sedang-kecil sambil terus diaduk. Proses ini membutuhkan kesabaran sekitar 45 menit hingga 1 jam hingga selai berubah warna menjadi kuning keemasan, tidak lagi berair, dan bisa dibentuk tanpa pecah saat diambil segenggam.
Langkah 4
Angkat selai, buang kayu manis dan cengkeh, lalu dinginkan sepenuhnya. Setelah dingin, timbang dan bentuk masing-masing sekitar 5–6 gram (seukuran kelereng kecil). Susun di atas nampan dan masukkan kulkas sementara menyiapkan adonan kulit.
Cara Membuat Kulit Nastar
Langkah 1
Masukkan mentega suhu ruang dan gula halus ke dalam mangkuk. Kocok menggunakan mixer kecepatan rendah-sedang hanya hingga tercampur rata dan sedikit pucat sekitar 1–2 menit. Jangan dikocok terlalu lama hingga mengembang besar karena akan menghasilkan kulit yang mudah retak saat dipanggang.
Langkah 2
Tambahkan 2 kuning telur (sisakan 1 untuk olesan) dan ekstrak vanila. Kocok sebentar hingga rata.
Langkah 3
Campurkan tepung terigu, maizena, dan susu bubuk, lalu ayak bersama-sama. Masukkan ke dalam adonan mentega secara bertahap sambil diaduk menggunakan spatula atau tangan dengan gerakan melipat — bukan diuleni. Hentikan begitu adonan baru saja bersatu dan tidak ada sisa tepung kering. Adonan yang baik terasa lembut, tidak lengket, dan tidak berminyak.
Langkah 4
Bungkus adonan dengan plastic wrap dan masukkan ke kulkas selama 20–30 menit. Adonan yang sudah diistirahatkan lebih mudah dibentuk, tidak mudah retak, dan mempertahankan bentuknya lebih baik saat dipanggang.
Cara Membentuk dan Memanggang Nastar

Konsultasi Gratis Kursus Bikin Nastar Klik Disini
Langkah 1
Untuk hasil yang seragam, timbang adonan kulit masing-masing sekitar 8–9 gram per buah. Bola adonan yang seragam memastikan semua nastar matang pada waktu yang bersamaan.
Langkah 2
Pipihkan satu bola adonan di telapak tangan hingga membentuk lingkaran tipis. Letakkan satu bola selai nanas di tengahnya, lalu rapatkan kulit dari semua sisi secara bertahap sambil diputar perlahan. Pastikan tidak ada bagian yang terlalu tipis atau terlalu tebal. Bulatkan kembali hingga permukaannya mulus.
Langkah 3
Letakkan nastar di atas loyang yang sudah dialasi baking paper dengan jarak sekitar 2 cm antar nastar. Setelah semua tersusun, masukkan loyang ke kulkas selama 15 menit sebelum dipanggang, ini membantu nastar mempertahankan bentuk bulatnya di dalam oven.
Langkah 4
Panaskan oven di suhu 150°C. Oleskan campuran kuning telur dan susu cair tipis-tipis di permukaan nastar menggunakan kuas lembut. Panggang selama 15 menit.
Langkah 5
Keluarkan loyang, oleskan kembali egg wash untuk kedua kalinya. Masukkan kembali ke oven dan lanjutkan memanggang selama 10–15 menit hingga permukaan nastar berwarna kuning keemasan cantik. Total waktu panggang sekitar 25–30 menit.
Langkah 6
Keluarkan nastar dari oven dan biarkan di atas loyang selama 10 menit sebelum dipindahkan ke cooling rack. Jangan langsung disentuh atau dipindahkan karena nastar yang baru keluar dari oven masih sangat rapuh. Biarkan dingin sepenuhnya minimal 30 menit sebelum dimasukkan ke toples.
Tips Agar Resep Nastar Kue Kering Lebaran Ini Sempurna

Konsultasi Gratis Kursus Bikin Nastar Klik Disini
Gunakan timbangan digital, bukan takaran volume. Perbedaan kecil dalam jumlah tepung atau mentega bisa mengubah tekstur nastar secara signifikan. Timbangan digital dengan ketelitian 1 gram adalah investasi kecil yang hasilnya terasa besar.
Kenali oven kamu sebelum memanggang massal. Setiap oven punya karakter berbeda. Lakukan uji coba dengan 5–6 buah nastar terlebih dahulu, evaluasi hasilnya, lalu sesuaikan suhu atau posisi rak sebelum memanggang semua adonan sekaligus.
Selai nanas bisa dibuat H-3 sebelumnya. Selai yang sudah jadi bisa disimpan di kulkas dalam wadah tertutup hingga seminggu. Membuat selai lebih awal membuat proses di hari H jauh lebih ringan.
Jangan campur nastar panas dan dingin dalam satu toples. Jika kamu memanggang beberapa batch, tunggu semua nastar benar-benar dingin sebelum disatukan dalam toples. Nastar panas yang dimasukkan ke toples bersama yang sudah dingin akan menciptakan kondensasi uap yang membuat kue menjadi lembek.
Tambahkan keju parut ke adonan kulit untuk variasi rasa. Sekitar 30–50 gram keju cheddar parut yang dimasukkan ke dalam adonan akan menghasilkan nastar keju, varian yang gurih-manis dan selalu habis lebih cepat dari versi biasa.
Berapa Lama Nastar Bisa Disimpan?
Nastar yang disimpan dengan benar dalam toples kedap udara di suhu ruang bisa bertahan 2–3 minggu tanpa perubahan tekstur yang signifikan. Pastikan toples benar-benar kering sebelum diisi sedikit pun kelembapan di dalam toples akan membuat nastar cepat melempem.
Untuk penyimpanan lebih lama atau jika ingin menyiapkan jauh hari sebelum Lebaran, nastar yang sudah dipanggang bisa dibekukan dalam wadah kedap udara hingga 2 bulan. Saat ingin disajikan, cukup keluarkan dari freezer dan biarkan di suhu ruang selama 1–2 jam, teksturnya akan kembali seperti semula.
Penutup
Resep nastar kue kering Lebaran ini bukan resep yang bisa diselesaikan dalam terburu-buru. Ia membutuhkan selai yang dimasak hingga benar-benar kalis, adonan yang tidak diuleni berlebihan, dan kesabaran untuk menunggu setiap tahap selesai dengan sempurna sebelum lanjut ke tahap berikutnya.
Tapi justru itulah yang membuat nastar buatan sendiri selalu berbeda dan selalu lebih enak dari nastar yang dibeli. Ada ketelatenan yang ikut terpanggang di setiap buahnya, dan rasa itu tidak bisa dipalsukan.
Selamat membuat, dan semoga toplesnya tidak sempat penuh sebelum Lebaran tiba.